Sequel # 16 : Menentukan Galian Tanah

December 22, 2008

Galian tanah direncanakan sbb :

 

Sequel #15 : Mengurus IMB Part 3

December 20, 2008

Senin kemaren (15 December 2008 ), pengurusan IMB memasuki step pembayaran retribusi setelah sekian mengalami revisi gambar.

Gambaran perinciannya sbb :

KETERANGAN

 

LUAS (M2)

HARGA SATUAN  (Rp)

JUMLAH (Rp)

Bangunan Lantai 1

43,63    

15.000

654.375

Teras 

3,00        

10.500

31.500

Carpot / Perkerasan 

22,50          

10.500

236.250

Pagar

20,60           

9000

185.400

Septictank

1,00             

948.600

948.600

Biaya BAPL

1                 

900.000

900.000

Rekomendasi Camat

1                 

350.000

350.000

Papan Nama IMB 

1                 

125.000

125.000

TOTAL

 

 

3.431.125

Sequel # 14 : Mengurus IMB Part 2

October 11, 2008

Kali ini saya mengurus ke kantor Purna Jual lagi di Bintaro Jaya :

  1. Untuk meminta SPPT PBB ke : Bp. Ricky
  2. Untuk IMB ke : Bp. ANdri

Ada bagian menarik dalam pengurusan kali ini :

  1. Kavling Blok saya sudah pecah akan tetapi Bintaro Jaya belum mengurus SPPT PBB dengan alasan dokumen itu akan diurus di tahun 2009, sayang jika diurus ditahun 2008. Akhirnya saya diusahakan memakai Copy SPPT dan bukti pembayaran PBB induk.
  2. Gambar Blue Print Gambar Pra Rencana harus menyantumkan cap dan tanda tangan pihak yang sudah memiliki Surat Ijin Pekerja Perencana (SIPP).
  3. Setelah saya coba liat bukti pembayaran PBB induk, ternyata NJOP tanah 200.000 / meter sedangkan oleh pihak Bintaro Jaya dijual 1.600.000 / meter, 8 kali lipat dari nilai NJOP. Sisi keuntungannya : biaya PBB yang harus dibayarkan jadi kecil per tahunnya. Sisi kerugiannya : jika ada penggusuran untuk pembangunan fasilitas umum, biasanya biaya ganti ruginya memakai acuan NJOP.

Sequel #13 : Mengurus IMB Part 1

September 28, 2008

Sabtu kemaren (27-sep-2008) mendatangi kantor purna jual Bintaro Jaya menanyakan masalah pengurusan IMB, inilah syarat-syarat dari pengurusan IMB dari pengembang :

Dokumen persayaratn proses pengursan IMB :

  1. Fotocopy KTP pemilik.
  2. Fotocopy Kartu Keluarga.
  3. Surat kuasa dari perusahaan (untuk badan hukum harus ada penunjukan wakil dari perusahaan).
  4. Fotocopy akte pendirian dan anggaran dasar beserta perubahannya untuk badan hukum.
  5. Fotocopy Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB) dan bukti pelunasan / akta jual beli / sertipikat.
  6. Fotocopy ijin pemnafaatan ruang (IPR) / blok plan yang telah disahkan dinas tata ruang kabupaten tangerang (khusus kaveling komersil / kaveling di luar perumahan bintaro jaya).
  7. Fotocopy Gambar ukur lapangan (untuk proses IMB baru).
  8. Fotocopy SPPT PBB tahun berjalan.
  9. Fotocopy bukti pembayaran pelunasan PBB tahun berjalan.
  10. Blue Print Gambar bangunan baru.
  11. Fotocopy SK IMB lama (untuk proses IMB renovasi).
  12. Fotocopy gambar bangunan lama (untuk proses IMB renovasi).

Dokumen tersebut di atas dibuat 3 rangkap khusus Blue Print gambar banguna dibuat 4 lembar.

Blueprint gambar bangunan baru meliputi :

  1. Denah bangunan.
  2. Tampak depan.
  3. Tampak samping dan belakang (bila ada).
  4. Potongan melintang dan memanjang (A-A dan B-B).
  5. Detail resapan.

Yang harus diperhatikan dalam pembuatan gambar :

  1. GSB, KDB, dan KLB.
  2. Cantumkan no blok lokasi dan nama sesuai bukti kepemilikan.
  3. Skala 1 : 100.
  4. Ukuran kaveling sesuai gambar ukur lapangan.
  5. Dibuat dalam kertas ukuran A1.

Biaya pengurusan IMB :

  1. Bangunan lantai 1                                 Rp.   15.000 /m2
  2. Bangunan lantai 2                                 Rp.   17.000 /m2
  3. Banguna Gazebo                                   Rp.   15.000 /m2
  4. Bangunan basement                             Rp.    21.000/m2
  5. Teras                                                    Rp.    10.000/m2
  6. Balkon                                                  Rp.    12.000/m2
  7. Tempat jemur Lt 2                                Rp.    12.000/m2
  8. Kolam renang                                       Rp.     15.000/m2
  9. Carpot                                                  Rp.     10.500/m2
  10. Perkerasan                                            Rp.     10.500/m2
  11. Pagar                                                     Rp.       9.000/m1
  12. Septictank                                             Rp.    948.600
  13. Biaya BAPL                                             Rp.    900.000
  14. Administrasi kecamatan                       Rp.    400.000
  15. Papan proyek                                        Rp      125.000 

Sequel #12 : Nilai investasi di Bintaro Jaya naik terus

September 2, 2008

Salah satu alasan penting saya mengambil kavling siap bangun di Bintaro Jaya adalah nilai investasinya yang terus meroket, mungkin membawa nama besar Bintaro Jaya. Saatnya sekarang menanam, 10 tahun lagi kita akan menikmati hasilnya.

Berikut pergerakan harganya :

Apa yang bisa disimpulkan :

  1. Jalan Boulevard sedang dalam proses penimbunan tanah, pergerakan harganya sudah meroket. Bisa dibayangkan jika infrastrukturnya sudah integrated.
  2. Jelas nilai investasinya di atas bunga deposito.
  3. Dalam kurun waktu 1 bulan sudah ada perbedaan harga +/- 10%.

Saya mantap mengambil di sini.

Sequel #11 : Dampak Ekonomi Jalan Boulevard Bintaro jaya

September 1, 2008

Sabtu kemaren 30 Agustus 2008 ketika mengambil kuitansi pelunasan sementara, karena kuitansi asli dikeluarkan oleh Bintaro Jaya setelah 2 minggu daripelunasan kavling, saya sempatkan melihat progress pembangunan jalan Bolulevard yang membentang dari Exit toll Bintaro Jaya hingga menembus Graha Raya.

Kenapa saya katakan jalan ini memiliki nilai ekonomi tinggi, karena setelah dirampungkannya jalan ini akan mengangkat nilai investasi property yang dibelah oleh jalan ini, bukan hanya properti di Binjay akan tetapi nilai harga tanah masyarakat sekitarnya.

Tanah saya yang berada di cluster Mahagoni Park Bintaro Jaya sangat berharap cepat dirampungkannya pembangunan jalan ini karena sudah pasti “potong kompas” dan jarak tempuh ke pusat Binjay menjadi lebih cepat.

Mari kita lihat master plan jalan Boulevard Bintaro Jaya :

 

Dan jika dilihat dari arah Mahagoni Park :

Lumayan khan??? bisa potong kompas, yang jelas kalau melihat price list Bintaro Jaya kenaikan harganya sangat lumayan, apalagi jika ditambah jalan ini selesai nantinya. Dari Kebayoran Residence menembus ke Emerald, disini yang paling dekat dengan akses jalan ini adalah Emerald Terrace sedangkan untuk Emerald Townhouse yang akan paling menjauh dari jalan Boulevard. Kemudian akan menembus di samping sekolah Pembangunan Jaya hingga ke Graha Raya.

Kita lihat di cluster saya kedepannya :

Cluster saya akan berhadapan langsung dengan Universitas Pembangunan Jaya dan Sekolah Pembangunan Jaya baru. Akan dibangun pula exit tol Parigi yang memotong Tol Bintaro – BSD, wah mantap akan strategis nantinya.

Bagaimana Progress pembangunan jalan ini ????

Foto diambil dari atas Tower Sutet didekat Kebayoran Residence dan Penabur :

Tampak alat-alat berat sedang melakukan pengaspalan, dari sini akan ditembuskan ke Kebayoran Residence dan BPK Penabur.

Foto diambil di dekat POM Bensin :

 

Foto ini tepat diambil di seberang POM Bensin, perhatikan pula Menara Sutet dari situ akan ditembuskan.

Foto Diambil dari Emerald :

Di sini truck membawa tanah hilir-mudik melakukan penimbunan.

Foto diambil dari Samping sekolah Pembangunan Jaya :

Sampai ketemu di sequel selanjutnya…

Sequel #10 : Desain lantai dak dengan Keraton (Keramik Komposit Beton)

August 27, 2008

Untuk lantai dak atas aku lebih prefer untuk memakai dak Keramik Komposit Beton (Keraton), dengan pertimbangan :

  1. Murah dari segi cost dibanding dengan metode cor dak konvesional, jadi aku lebih bisa irit cost.
  2. Lebih ringan dengan bobot mati antara 180 Kg/m² – 225 Kg/m², sehingga mengurangi beban bangunan secara keseluruhan.
  3. Lebih cepat pemasangannya, dan tidak membutuhkan perancah kayu sehingga:
  • Ramah lingkungan dengan penggunaan kayu yang sangat sedikit.
  • Pada saat pemasangan tidak menggangu lantai bawahnya, karena tidak memerlukan penyangga perancah seperti pada pembuatan plat lantai beton biasa.
  • Tidak memerlukan alat bantu seperti krane, sehingga dapat mengurangi biayakonstruksi.
  • Berfungsi sebagai peredam suara dan panas.

Total luasan yang dipakai keraton adalah 54,375 m2, dengan pola bentangan maksimal 3 m. Ketebalan dak dibuat 15 cm sehingga estimasi perkiraan pembebanan :

  1. Untuk beban 500 kg / m2 kuat hingga bentangan 3,6 m
  2. Untuk beban 400 kg / m2 kuat hingga bentangan 3,8 m
  3. Untuk beban 300 kg / m2 kuat hingga bentangan 4,2 m
  4. Untuk beban 200 kg / m2 kuat hingga bentangan 4,65 m
  5. Untuk beban 100 kg / m2 kuat hingga bentangan 5,4 m 

Sequel #9 : Design Struktur Beton

August 27, 2008

Model struktur pondasi dipilih pondasi tapak dengan masing-masing dihubungkan dengan sloof, karena dirasa model pondasi ini yang paling cocok untuk desain rumah saya. Praktis dan tidak begitu mahal. Terima kasih untuk Prof Soediyatmo untuk konsep pondasi cakar ayam-nya.

Ada 21 titik tapak dalam desain rumahku, terlalu banyak akan tetapi cukup aman untuk menopang lantai 2 pada fase berikutnya.

Desain pembesian pada sloof dan tulangan digambarkan sebagai berikut :

Desain pembesian untuk tapak-nya digambarkan sbb :

Sequel #8 : Sketsa Layout, design instalasi listrik dan pemipaan

August 27, 2008

Layout desain rumah yang direncanakan untuk fase 1 (lantai 1) kira-kira seperti ini :

  1. Carpot diharapkan muat untuk 2 mobil, diharapkan jika ada tamu atau keluarga yang berkunjung mampu meng-cover kebutuhan parking yang tidak merugikan tetangga.
  2. Ruang tamu dan ruang makan yang tidak dibatasi dengan sekat permanen merupakan bagian ciri modern minimalis, supaya tampak lapang mensiasati ruang yang terbatas.
  3. Teras samping merupakan area minum teh sambil menikmati hijaunya pohon-pohon mahoni di depannya.
  4. Dapur diletakkan dipojok, supaya terhindar dari pandangan dari ruang tamu, akan tetapi menyatu dengan ruang makan.
  5. Kamar tidur 3 x 5 meter kedepannya diperuntukkan untuk orang lanjut usia yang tidak kuat untuk naik turun tangga.
  6. Kamar mandi lantai 1 yang diletakkan dibawah tangga agar lebih praktis.
  7. Kamar pembantu dan kamar mandi pembantu/ruang cuci dengan akses ke tempat jemuran.

Untuk kelistrikan didesain :

  1. Semua kabel listrik dimasukkan ke dalam pipa dan tertanam dalam dinding.
  2. Terdapat 3 box kontrol untuk memudahkan dalam instalasi dan trouble shooting / maintenance.
  3. Akses KWH meter diluar untuk memudahkan petugas PLN melakukan pencatatan.

Desain pemipaan dibagi dalam pipa bersih dan kotor. Pipa bersih mencakup untuk pasokan air dari pompa air tanah untuk ke dapur, kamar mandi lantai 1 dan kamar mandi pembantu. Untuk pipa kotor meliputi : pipa buangan air kotor dari kamar mandi dan dapur ke selokan dan pipa saluran tinja ke septict tank.

Demikian sketsa untuk bagian inner.

Sequel #7 memulai desain 3D dengan Archicad 10

August 26, 2008

Tema bangunan tetap menyesuaikan dengan lingkungan sekitar : “Rumah Tumbuh – Modern Minimalis”. Rumah direncanakan terbagi dalam 2 fase : fase 1 adalah pembangunan lantai 1 dan fase 2 adalah penyelesaian lantai 2. Saya berkeinginan “zero” material terbuang kedepannya disaat mengimplementasikan fase 2 ini.

Saya memulai dengan S/W Archicad 10

Software ini sangat mudah dan user friendly, tools-nya mudah dipahami, kita bisa membuat desain potongan dan desain tampak, agar tukang tidak kebingungan dalam mengimplementasikannya.

1. Tampak Samping Kanan

2. Tampak Samping Kiri

3. Tampak Belakang Kiri

4. Tampak Belakang Kanan

Inilah gambaran bentuk fasad 3D untuk Fase 1.